Diskusi Kelompok Terfokus” Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional,  Universitas Gajah Mada & Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bersama Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional”.

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional telah melaksanakan kegiatan Diskusi Kelompok Terfokus” Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional,  Universitas Gajah Mada & Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bersama Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional”. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, beserta jajarannya,  Kanwil Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta,  Bapak/ibu Dosen Universitas Gajah Mada,  Bapak/ibu dosen Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Kegiatan  ini dilaksanakan pada hari Selasa pada tanggal 3 Desember 2019 bertempat di Aula Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

Dr.Ir. Senthot Sudirman, M. S.menyampaikan usulan-usulan kepada Bapak Dr.  Surya Tjandra,  S.H.,  LL. M. Bapak Dr. Surya Tjandra, S.H.,  LL. M.  ingin mendengar  usulan dari diskusi ini, Dr. Sutaryono, S.Si., M.Si.menyampaikan  sebuah catatan tentang “persoalan konten di Agararia kita, dan yang kedua tentang konflik Reforma Agraria  yang belum terselesaikan “. Dr.  Sutaryono berharap bisa menjadi gugus akhir Reforma Agraria.  Usulan yang kedua disampaikan oleh Bapak Drs. Yendi Sufyandi, M.Sc. berharap “para dosen dilibatkan dalam kunjungan luar negeri dengan  tujuan  agar membuka pemikiran  yang lebih luas dan belajar dari permasahan agaria di dunia yang lebih luas,  dan  apakah stpn harus berubah menjadi Politeknik atau tetap Sekolah Tinggi? “. seberapa peduli mereka menjalankan Renstra?  Sukmo Pinuji berharap dukungan dari Pusat agar stpn ini bisa World Class University.

Beberapa topic diskusi pada kegiatan ini sebagai berikut :

  1. Konten Agraria dan Reforma Agraria
  2. Masukkan tentang RA
  3. Tantangan di SDM

Bapak Wamen berterima kasih atas semua masuk yang telah diberikan dan berharap stpn terbuka dalam menyampaikan aspirasi atau usulan-usulan karena stpn adalah anak kandung BPN.

Leave a Reply