Kunjungan SMK Negeri 5 Bandung dan SMA Negeri 2 Kapuagung Sumatra Selatan Ke Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional telah menerima kunjungan dari SMK Negeri 5 Bandung dan SMA Negeri 2 Kapuagung Sumatra Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Januari 2020 bertempat di Pendopo Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Ibu Kabag AAK Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Pejabat Fungsional Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional serta rombongan dari SMK Negeri 5 Bandung dan SMA Negeri 2 Kapuagung.  Dalam kunjungan ini dari kedua sekolah memiliki tujuan yang sama yaitu mohon Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional dapat memberikan sebuah ilmu atau informasi gambaran tentang Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional mulai dari sistem pendaftaraan hingga kondisi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

Dr. Ir. Senthot Sudirman M.S menanggapi sambutan dari masing-masing perwakilan dari  SMK Negeri 5 Bandung dan SMA Negeri 2 Kapuagung Sumatra Selatan bahwa Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional adalah perguruan tinggi negeri dibawah kementerian lain yaitu dibawah kementerian atr/bpn.  Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional juga beralih dari sistem lama menuju era industrial 4.0  Dari dulu menggambar Peta manual sekarang sudah digital. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan yang telah cukup lama hadir dan telah meluluskan ribuan mahasiswa yang kini tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang memiliki sejarah panjang sebagai perguruan tinggi sejak tahun 1963 dengan nama Akademi Agraria, dapat digolongkan sebagai salah satu perguruan tinggi kedinasan tertua di Indonesia.

Lahirnya Akademi Agraria pada tahun 1963 yang merupakan cikal bakal Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional tidak dapat dipisahkan dari lahirnya Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) tahun 1960 yang telah membawa perubahan besar dalam hukum pertanahan yang berlaku di Indonesia. UUPA membawa lima misi besar dalam proses Reforma Agraria di Indonesia. Lima misi utama yang diamanatkan dalam UUPA tersebut adalah :

  1. Perombakan Hukum Agraria
  2. Pelaksanaan Landreform
  3. Penataan Penggunaan Tanah
  4. Likuidasi hak-hak Asing dalam Bidang Agraria
  5. Penghapusan sisa-sisa “Feodal” dalam Bidang agraria

Penerimaan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional tahun 2020 akan menggunakam tes CAT (Computer Assisted  Test) dan tahun 2021 nanti Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional akan menuju ikatan dinas.

Leave a Reply