Kunjungan Studi Banding ke Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

stis1Pada Jumat, 28 November 2014 Ketua STPN bersama Pembantu Ketua Bidang Akademik, Ketua Program Studi Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, Ketua Program Studi Diploma IV Pertanahan, Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Kepala Bagian Administrasi Umum, Kasubag Pengajaran, dan Staf berkunjung ke Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) di Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka menimba pengalaman dari STIS dalam hal penerapan sistem informasi akademik berbasis teknologi informasi. Sistem tersebut diberi nama SIPADU (Sistem Informasi Terpadu).

Di ruang sidang senat lantai 2 dipaparkan oleh Bapak Moch. Sukri bahwa ide awal SIPADU berasal dari diskusi dan perancangan bersama antara Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng, M.Syukri, MIS, dan Tubagus, yang kemudian direalisasikan melalui skripsi mahasiswa STIS. Kemudian ide tersebut terus dikembangkan oleh lembaga secara bertahap oleh tim secara konsinyasi bermodal semangat pengabdian. Saat ini SIPADU yang “Proudly made by STIS” akan dijadikan salah satu karya untuk lomba inovasi pelayanan publik 2014 yang diselenggarakan oleh Menpan.

SIPADU, yang paperless, telah dapat diakses melalui smartphone yang berbasis android. Ada dua fitur utama dalam SIPADU yaitu manajemen perkuliahan di kelas dan manajemen perkuliahan online. Penerapan SIPADU untuk manajemen perkuliahan di kelas berupa presensi mahasiswa dan dosen dengan finger print, sistem ini merekam waktu kehadiran (tanggal, hari dan jam). Dengan demikian tingkat kedisiplinan perkuliahan serta presensi mahasiswa dan dosen terekam dengan baik yang nantinya dapat dijadikan sebagai bahan monitoring, evaluasi serta bahan penilaian. Sarana –prasarana kelas yang tidak memadai dapat dilaporkan dari PC yang tersedia di kelas yang langsung terkirim ke bagian sarana prasarana atau umum. Demikian juga materi perkuliahan dapat secara online diunduh oleh mahasiswa. Di luar kelas, dosen secara on line dapat memberikan penilaian kepada mahasiswa, mengatur kembali jadual perkuliahan, melihat pengaturan skripsi dll. Demikian juga bagi mahasiswa dapat melihat rekap nilai, rekap presensi dan mengakses materi perkuliahan. Melalui SIPADU jajaran pimpinan STIS dapat dengan mudah memonitoring keberlangsungan kegiatan akademik.

Banyak pelajaran yang dipetik dari kunjungan ini. Pertama, semangat, kerjasama, kekompakan, fokus, kerja keras, merupakan modal utama bagi perguruan tinggi untuk dapat berkarya. Kedua, ide-ide mahasiswa jika dikembangkan dapat menjadi karya besar yang bermanfaat bagi sivitas akademika. Ketiga, teknologi informasi merupakan sarana utama, yang tidak bisa tidak, untuk terwujudnya manajemen perguruan tinggi yang dapat berkompetisi di era cyber sekarang ini. Semoga dalam waktu dekat STPN dapat mengintegrasikan sistem informasi yang telah terbangun. Sebagai tindak lanjut, STPN akan segera membangun sarana prasarana yang dapat mendukung terwujudnya sistem informasi akademik yang terpadu, dengan memprioritaskan anggaran dan program-program akademik yang utama.

Leave a Reply