Penyelenggaraan Dies Natalis STPN Yang Ke-23

Dies Natalis STPN ke 23 pada tahun 2016 mengambil tema ”Memperkuat Peran STPN dalam Menyiapkan SDM di Kementerian ATR/BPN”. Tema ini diambil dengan harapan pada usia yang ke 23 ini merupakan momentum bagi seluruh warga sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas dan kreatifitasnya dengan menemukan inovasi-inovasi baru baik itu inovasi pembelajaran, inovasi di bidang pembinaan karakter, maupun inovasi teknologi yang mendukung pelaksanaan pelayanan pertanahan. Inovasi selalu bisa ditemukan jika kita mampu berfikir “out of the box” serta tidak menggunakan strategi “doing bussines as usual” untuk menyelesaikan setiap pekerjaan dan menjawab tantangan. Oleh karena itu ada beberapa hal yang menandai geliat STPN dalam memperkuat perannya untuk penyiapan SDM di Kementerian ATR/BPN dengan menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi. Pada tahun 2016 ini STPN mulai menerapkan sistem pembelajaran Student Centered Learning, yang mengutamakan taruna atau mahasiswa sebagai central pembelajaran.

Para Dosen atau pengajar harus berperan sebagai motivator dan pemandu bagi taruna atau mahasiswa untuk memperkaya pengetahuan (knowledge) nya, memperkuat ketrampilan(skill) nya, sebagai bekal dalam melaksanakan tugas pelayanan pertanahan kelak ketika berada di dunia kerja kelak. Berbagai inovasi pembelajaran yang dikenal dalam sistem SCL ini diterapkan untuk mendapatkan metode dan teknik belajar yang efektif. Salah satu bentuk dari upaya pencapaian kualitas taruna yang baik adalah dengan menerapkan konsep dan praktik yang sudah didapatkan dikampus di Laboratorium Desa STPN, melalui mata kuliah Praktik Kuliah Lapang (PKL). Di dalam Kurikulum STPN yang mulai berlaku tahun 2014 terdapat 3 jenis PKL yaitu PKL Pengukuran dan Pemetaan Bidang serta Penilaian Tanah, PKL Pemetaan tematik, serta PKL IP4T dan SIP. Ketiga PKL ini apabila dilaksanakan pada satu Desa maka akan didapatkan hasil akhir berupa suatu Peta Desa Lengkap. Pada acara Apel Besar yang menjadi alah satu rangkaian acara dalam Dies Natalis STPN ke 23 ini, akan dilakukan penyerahan Peta Desa Hasil PKL tersebut kepada Kepala Desa Donotirto, Desa Margodadi, dan Desa Bangunjiwo. Sebagaimana kita ketahui bersama Peta Desa sekarang ini menjadi suatu aset yang sangat bermanfaat bagi Desa. Semangat Nawacita menempatkan Desa menjadi pusat perhatian dalam pembangunan.

Ketersediaan Peta Desa untuk percepatan pembangunan menjadi prioritas utama. Salah satu wujud pengabdian STPN kepada masyarakat adalah pembuatan peta desa dengan informasi yang sangat lengkap. Setelah Peta Desa secara lengkap tersedia maka selanjutnya dapat dibangun kesadaran kemandirian penyediaan informasi Desa. Geliat inovasi lainnya adalah aplikasi pertukaran dan updating informasi antar taruna melalui Apikasi Taruna Berbasis Android. Inovasi dibidang pembinaan karakter adalah pembangunan rumah pengasuh.yang nantinya akan menjadi home base para pengasuh agar lebih interaktif dengan para Taruna di bawah pengasuhannya. Inovasi hasil karya para Taruna yang berhasil diciptakan melalui penelitian Skripsi, antara lain adalah Aplikasi Surveyor Assistant untuk membantu pekerjaan para surveyor pertanahan di lapangan, Aplikasi Penilaian Tanah dengan Jaringan Syaraf Tiruan, Aplikasi Statistik Spasial Desa yang dapat digunakan untuk mendukung manajemen pertanahan tingkat Desa, dan Game Pertanahan sebagai alternatif instrumen untuk mengedukasi masyarakat terhadap proses pendaftaran tanah.

Leave a Reply