PELATIHAN PENGELOLAAN DAMPAK DAN RISIKO PEMBANGUNAN TERHADAP MASYARAKAT ADAT TAHUN 2022 STPN-NLC-UGM-WORLD BANK

Yogyakarta– Untuk kedua kalinya pada Tahun 2022 STPN bekerja sama dengan Indonesia Network Learning Centre for Environment and Social Sustainability (NLCs-ESS)- Universitas Gadjah Mada – World Bank mengadakan Pelatihan Pengelolaan Dampak Dan Risiko Pembangunan Terhadap Masyarakat Adat Angkatan Ketiga. Pada pelatihan Angkatan ketiga ini, pelatihan akan fokus pada pemahaman secara umum dan khusus atas Pengelolaan Dampak dan Risiko Pembangunan terhadap Masyarakat Adat yang mengacu pada kebijakan pemerintah Indonesia dan standar internasional termasuk pengalaman implementasi beserta kendala yang dihadapi dan alternatif solusi.

Target peserta pelatihan ini antara lain kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, swasta, dan konsultan yang melakukan proyek pembangunan, terutama proyek yang dibiayai oleh Bank Dunia dan IFI. Pelatihan dilaksanakan secara daring pada periode waktu 23 sampai dengan 27 Mei 2022. Acara dibuka pada hari Senin, 16 Mei 2022 oleh Ketua STPN, Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S dan Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada, Dr. M. Pramono Hadi, M.Sc.

Materi pelatihan dibagi menjadi 11 Modul, antara lain: Warisan Budaya dan Kearifan Lokal, Sistem tenurial tanah adat, Gender dan masyarakat adat, Karakteristik masyarakat pesisir dan pulaupulau kecil, Kedudukan dan Permasalahan hukum tanah adat dalam pembangunan, Penilaian Sosial, Konsultasi Bermakna, Dukungan Masyarakat yang Luas, dan FPIC, FPIC: International Experiences,  Grievance Redress Mechanism (GRM), serta 1 modul untuk kegiatan praktik. 

Kegiatan ini didukung oleh penyusun materi dari profesional maupun akademisi. Bertindak sebagai narasumber utama adalah Drs. R. Yando Zakaria, Prof. Dr. Kurnia Warman , S.H., M.Hum, Prof. Dr. Pawennari Hijjang, M.A., Dr. rer. nat. Rina Mardiana, SP., M.Si. Sedangkan dari pemateri dari STPN adalah Sarjita, S.H., M.Hum., Cert. MP., P.Adv dan I Gusti Nyoman Guntur, A.Ptnh., M.Si.

Peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 21 orang yang berasal dari berbagai sektor. Acara ditutup pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2022 dengan presentasi hasil kelompok kerja dilanjutkan dengan tanggapan dari para mentor. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis.

 

                         

Leave a Reply