Pemberangkatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastra Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Tahun Akademik 2020/2021

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan bagian dari kurikulum yang tidak terpisahkan dari kalender akademik pendidikan. Adapun tujuan dari kegiatan PKL antara lain memberikan pengalaman kerja bagi para taruna sekaligus menerapkan dan membandingkan toeri yang diperoleh di kampus dengan praktik di lapangan. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) melaksanakan kegiatan Pemberangkatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Tahun Akademik 2020/2021. Kegiatan pkl ini akan dilaksanakan selama satu bulan pada tanggal 25 Mei s.d. 25 Juni 2021 bertempat Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelum diberangkatkan para taruna Program Studi Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral ini telah melalui serangkain proses antara lain pkl mini, pembekalan pkl dan tes genose yang berguna untuk memastikan bahwa para taruna dan yang terlibat dalam kegiatan pkl ini bebas dari covid-19. Didalam pelaksanaan kegiatan tersebut para taruna terbagi menjadi 75 regu. Sebelum diberangkatkan dilakukan kegiatan apel pemberangkatan yang dihadiri oleh Ketua STPN, Ketua Kaprodi Diploma I PPK, Pejabat Fungsional STPN, Dosen, Instruktur dan Pendamping PKL pada tanggal 25 Mei 2021 bertempat di halaman upacara STPN.

Selaku pembina apel, Ketua STPN Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S. menyampaikan bahwa kegiatan PKL adalah ajang terbaik dalam proses belajar, untuk memperkaya pengetahuan dan teknologi dibidang Agraria Pertanahan khususnya dibidang Pengukuran dan Pemetaan Kadastral. Disampaikan pula beberapa hal terkait pelaksananaan PKL yaitu:
1. Terkait medan yang tidak datar, para taruna diingatkan untuk tetap waspada selalu menjaga keamanan dan keselematan baik diri maupun kelompok.
2. Peralatan yang digunakan merupakan tanggung jawab setiap kelompok. Taruna diminta untuk menjaga dan menggunakannya dengan baik.
3. Selalu berkomunikasi dengan para pembina, pendamping, maupun asisten instruktur di lapangan.
4. Penyusunan tugas akhir setelah kegiatan PKL selesai. Para taruna diminta membuat laporan berupa wujud peta, data-data tekstual serta laporan.
5. Selalu menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Leave a Reply