Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Badan Pengusahaan Batam, Kantah Kota Batam, dengan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Yogyakarta 26 November 2021, Dalam rangka restrukturisasi manajemen aset untuk mendukung kinerja perseroan, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) menggandeng Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Kantor Pertanahan Kota Batam, dan para pengelola aset untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi, pemetakan, hingga penyelesaian permasalahan aset yang di kelola BP Batam.

Langkah awal yang dilakukan ketiga pihak adalah membuatan kesepakatan yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Percepatan Validasi Data dan Penyelesaian Permasalahan Pertanahan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Menuju Tertib Administrasi Pertanahan dan Terwujudnya Batam Kota Lengkap dalam Rangka Mengakselerasi Investasi melalui Skema Tri Dharma Perguruan Tinggi. PKS ditandatangani oleh Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan, S.E., Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam, Drs. Makmur A. Siboro, M.Eng. Sc., serta Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S. di Indoluxe Hotel Yogyakarta.

Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan, SE dalam sambutannya mengungkapkan bahwa penyelesaian masalah Kavling Siap Bangun di wilayah penguasaan BP Batam merupakan suatu keharusan. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi inventarisasi, identifikasi, verifikasi, dan validasi data spasial dan tekstual pada ±71.000 (tujuh puluh satu ribu) dokumen kavling harus terselesaikan pada akhir 2022.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam, Drs. Makmur A. Siboro, M.Eng.Sc, menyampaikan mimpi setiap kantor pertanahan adalah menjadi wilayah lengkap sehingga perlu berkolaborasi dengan banyak pihak. Wujud dari PKS ini adalah adanya sharing data yang memerlukan integrasi data agar dapat bekerja simultan, efisien, dan efektif. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan Kantah Kota Batam dapat melayani masyarakat luas khususnya investor dalam hal legalitas. Legalitas diperlukan sebagai jaminan kualitas yang baik sehingga ke depannya tidak terdapat gugatan. Validasai data spasial dan data tekstual yurudis serta integrasinya merupakan prasyarat dalam mebangun basis data dalam rangka mewujudkan layanan elektronik di Kantor Pertanahan Kota Batam khususnya dan di seluruh Kementerian ATR/BPN pada umumnya.

Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Dr. Ir. Senthot Sudirman, M.S. menyampaikan bahwa semangat yang dikobarkan STPN dalam kegiatan ini adalah menambah ajang belajar bagi para taruna dan kajian riset bagi dosen STPN. Pendekatan yang digunakan STPN adalah menggunakan informasi awal dari hasil pra survei di BP Batam dan Kantah Kota Batam, sehingga diidentifikasi beberapa jenis pekerjaan yang dituangkan dalam PKS. Dengan mengandeng SDM yang ada di STPN diharapkan dapat mendukung restrukturisasi manajemen aset BP Batam yang tersebar sekaligus sebagai kesempatan ajang belajar para taruna di STPN. Ketua STPN menyambut dengan baik dan mengapresiasi BP Batam yang telah memberikan kesempatan para taruna untuk berkarya di BP Batam. Senthot Sudirman juga menyampaikan bahwa setelah ditandatanganinya PKS oleh tiga pihak ini dilanjutkan dengan gerak cepat menyusun action plan kegiatan serta sekala prioritasnya mengingat target waktu penyelesaiannya sangat pendek dengan beban pekerjaan yang sangat besar. Berdasarkan ragam pekerjaan rumah yang ada di BP Batam dan Kantah Kota Batam ini lah akan segera disusun TOR kerja untuk kegiatan pengabdian adik adik melalui skema Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar(MBKM). Melalui tatantangan-tantangan yang besar dan rumit bagi taruna, Ketua STPN berkeyakinan alumni STPN akan semakin berkompetensi dan profesional.

 

 

Leave a Reply