Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19

Dalam rangka kunjungan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman ke Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), STPN melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19. Kegiatan mengundang Ketua STPN, Pembantu Ketua STPN, Pejabat Struktural STPN, TIM Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sleman, Koordinator Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Sleman, Koordinator Bidang Informasi Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Sleman, Camat Gamping, Kepala Pukesmas Gamping II, Kepala Dusun Banyumeneng. Kegiatan ini dilaksanakaan pada Hari Rabu, 16 Desember 2020, bertempat di Aula STPN Yogyakarta.

STPN telah melakukan prosedur dari mulai dari penerimaan Taruna, ketika pengumuman mereka di asrama kan, harus melakukan rapid test yang diadakan STPN, sebelum ada hasil mereka belum diperboleh masuk asrama. Ketika ada yang reaktif langsung di dilakukan swab untuk mengetahui hasilnya. Untuk perkuliahan yang dilakukan di STPN dilakukan secara luring dan daring. beberapa hal yang dilaporkan dalam kegiatan rapat ini sebagai berikut:

  1.  Beberapa Minggu lalu 1067 rapid semua hasilnya 26 reaktif isolasikan diwisma STPN langsung di swab , 26 taruna hasil swabnya hasilnya negatif.
  2.  Untuk yang satu ini positif dilakukan isolasi selama 14 hari dan semua hasil rapid maupun swab dilaporkan ke dokter baik pukesmas maupun dinas kesehatan.
  3.  Sampai hari ini taruna  STPN sehat semua.

Setiap hari ada prosedur ini diterapkan di asrama mulai dari cuci tangan, cek suhu, dan pola hidup yang sehat dan jika ada yang merasa badan tidak enak harap segera melapor, agar segera ditangani. Sebuah contoh Ketika ada taruna lapor merasa penciuman berkurang langsung kita isolasi dan langsung kita lakukan swab. Kita sudah menjalankan protokol kesehatan secara hati-hati, kita juga pasang banner-banner tentang pencegahan penularan Covid 19 serta untuk edukasi. Selama ini taruna, memakai masker, STPN melaksanakan lock down untuk para taruna.

STPN juga melakukan rapid kepada pegawai dan dosen, dari hasil swab terakhir 2 positif langsung di laporkan akan tetapi, pegawai juga 2 orang yang terpapar, semua yang terpapar tidak ada gejala atau otg. Jumlah secara akumulasi 17 kasus, jadi dari bulan September hingga bulan Desember tanggal 13 Desember 2020, jumlah kasus positif ada 17 orang yaitu 8 pegawai, 6 taruna, 3 orang di luar STPN.  Tujuan dari rapat siang ini, harapannya dapat saling memberikan pencerahan, agar bisa lebih paham dan tidak timbul kepanikan yang berlebih.

Leave a Reply