Kuliah Umum Konstruksi Hukum Hak Pengelolaan dan Tanah Negara

Yogyakarta, 10 November 2021, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) melaksanakan kuliah umum bersama Prof. Dr. Maria S.W. Sumardjono, S.H., M.C.L., M.P.A. Kuliah umum secara luring dan daring diikuti oleh seluruh dosen STPN dan taruna Semester III, V, dan VII sebanyak 508 orang.

 

Dalam kesempatan tersebut Prof. Maria menyampaikan konstruksi hukum hak pengelolaan dan tanah negara. Selain itu, pihak STPN juga melakukan konsultasi mengenai hak pengelolaan dan hak guna bangunan tanah-tanah di bawah pengelolaan Badan Pengusahaan Batam. Hal ini dilakukan berkaitan dengan proses kerja sama dalam rangka pengukuran dan pemetaan kadastral, integrasi data spasial-tekstual (yuridis), klasifikasi/klasterisasi data spasial dan tekstual (yuridis) kondisi: (a)  HPL yang  telah didaftar, (b)  HPL yang belum didaftar, (c) HGB di atas HPL yang sudah di daftar, (d)  HGB di atas HPL yang belum terdaftar, (e) HGB di atas HPL yang belum terdaftar dan sudah menjelang habis masa berlakunya, serta (f) HGB di atas tanah HPL yang sudah habis masa berlakunya di wilayah pengelolaan BP Batam. Hasil klasifikasi dan klasterisasi tersebut selanjutnya akan digunakan oleh STPN, BP Batam, dan Kantor Pertanahan Kota Batam untuk melakukan langkah-langkah penyusunan basis data digital  HPL-HGB BP Batam guna merancang cara-cara penyelesaian bersama menuju sistem pengelolaan data HPL dan HGB BP Batam yang tertib administrasi serta mewujudkan data-data tersebut ke dalam kategori yang clear dan clean dalam rangka mendongkrak percepatan investasi dan mewujudkan Kota Batam sebagai Kota Lengkap. Jika hal tersebut terwujud, maka Electronic Services sebagai dasar BPN menuju  World Class Servicer Office dapat segera dapat diwujudkan di Kota Batam dengan harapan ke depan  dapat dijadikan sebagai pilot project bagi Kantah yang lain.

Implementasi skema kerjasama tersebut akan diwujudkan melalui Program Kampus Merdeka STPN dengan Mitra Prodi yaitu BP Batam dan Kantor Pertanahan Kota Batam, dengan melibatkan sebagian Taruna Program Studi DIV Semester VII  pada Semester Gasal tahun akademik  2021/2022 dan dilanjutkan dengan sebagian taruna Prodi DIV Semester VI pada Semester Genap tahun akademik 2021/2022 melalui Program Kampus Merdeka dengan kegiatan Kulaih Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP).

Sisa taruna Peodi DIV semester VII yang tidak dikirim ke Batam akan bergabung dengan 20 Kantor Pertanahan di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah dalam rangka percepatan PTSL. Pada Semester Genap tahun akademik 2021/2022  juga akan dikirimkan melalui program KKNP-PTLP untuk mendukung percepatan PTSL di Provinsi Jawa Tengah dengan ketersedian Taruna Semester VI sebanyak 186 orang.

Leave a Reply